Pages

Tips Menjadi Seorang Writting Travel Freelance

Selasa, 02 Juni 2015

Assalam....
Senja di Bukit Teletubis - Kutai Lama, Kabupaten Kutai Kartanegara
Pernahkah teman - taman bermimpi untuk menjadi seorang freelance traveler yang mampu mengelilingi dunia? Pasti hal utama yang jadi kendala adalah biaya. Menjadi Travel Writer adalah solusi untuk masalah tersebut. Bayangkan gimana asyiknya jalan-jalan tanpa mengeluarkan uang sendiri, semua ditanggung oleh orang lain. Sebagai seorang traveler writter ini menjadi satu kepuasan tersendiri, entah mau dijadikan sebagai penulis lepas atau pekerjaan tetap.  Apabila kalian tertarik untuk menekuni profesi ini? teman-teman bisa mencoba dengan memulai dari menjadi seorang freelancer. Berikut ini simak tipsnya :

1. Memulai dari hal kecil
Tidak masalah apabila teman - teman ingin menunjukkan bahwa Kalian adalah seorang freelance travel writter meskipun belum memiliki portofolio. Kalian dapat memulai menulis tentang perjalanan anda secara online misalnya dengan blogger atau wordpress. Biasanya para pembaca selalu menginginkan topik yang menarik mengenai tempat wisata yang populer dan special gift yang harus didapatkan disana. Selanjutnya, biarkan orang membaca hasil tulisan kalian terlebih dahulu, seiring berjalan waktu di media sosial tulisan kamu akan menjadi portofolio yang bisa digunakan untuk klien kalian. Hal terpenting lainnya adalah jangan lupa untuk selalu berbagi informasi tentang hasil tulisan yang sudah dibuat ke media sosial. 
2. Kamu menulis untuk siapa ? Tentukan !
Menentukan siapa yang membaca pada website kalian juga sangat penting, gaya bahasa dalam membawakan cerita adalah tujuan utama agar pembaca tertarik untuk terus mengunjungi website kita. Kenapa ini perlu, karena aneh saja jika target kamu anak muda tapi menuliskan dengan bahasa yang sangat baku dan bertele-tele, pasti mereka akan sangat bosan membacanya. Untuk menentukan target itu sangat mudah, kamu hanya perlu menguasai topik - topik yang sedang ngetren di kalangan anak muda saat ini, dengan begitu kalian sudah menentukan target pembaca adalah anak muda.
3. Menunjukkan Sesuatu Yang Beda !
Dengan membawakan cerita yang bagus mungkin sudah banyak dilakukan oleh para freelance writter lain, tapi untuk membuatnya berbeda hanya kamu yang bisa. Buatlah perbedaan dalam menulis dan menarik yang menurutmu perlu untuk diketahui oleh para pembaca. Apabila kamu seorang penulis yang baik, tentu kamu akan sangat mudah menuangkan ide cerita ke dalam semua paragraph. Tinggal bagaimana cara mengemasnya agar terlihat lebih menarik lagi. Contoh, memasukkan gambar dari kalian sendiri dan menambahkan caption unik pada gambar tersebut.
4. Pastikan terus update di medsos.
Setelah fokus menulis secara online, saatnya kamu serius untuk menciptakan nama secara online. caranya, kamu harus aktif di medsos dan berbagai forum. Sama seperti pada beberapa point di atas, mebuat blog, memperbaiki gaya penulisan dan memotret sendiri agar saat di share ke medsos terlihat menarik. Dan untuk menambah para pembaca, kamu juga harus share di facebook dan twitter.
5. Sudah merasa hebat,  saatnya Anda berhenti menulis secara gratis.
Menulis untuk menunjukkan portofolio kamu tidak akan pernah mendapatkan bayaran dari siapapu, tetapi hasil yang kamu buat menjadi kepuasan tersendiri. Namun, jika kamu sudah merasa mampu dan sanggup, saatnya kamu memasang harga yang pantas untuk setiap karya yang kamu tulis. Tapi, kamu harus yakin dulu tulisan yang kamu buat sudah sangat baik dan memiliki banyak pembaca setia.
Bagaimana? Ternyata tak seberapa sulit bukan memulai langkah sebagai freelance travel writer. Kuncinya memang terletak dari keseriusan dan kemauan keras dari teman-teman. Dan, jangan lupa untuk memperbanyak membaca dan teruslah menulis!
Wassalam....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Blogger news

Blogroll

Most Reading